Selasa, 06 Desember 2022

FENOMENA SIANG DAN MALAM*

Oleh : Hera Anggarawaty

Guru mapel dan Ortu siswa STP SD Khoiru ummah Cimahi

Dalam Islam, pergantian hari dimulai dari waktu maghrib. Setelah maghrib adalah hari yang berbeda,yaitu hari berikutnya. Sedikit intermezo, anak saya yang bungsu perempuan, saat itu berusia sekitar 3 lebih atau 4 tahun kurang. Pada saat ashar , diam minta izin untuk nonton film Umar bin Khaththab di laptop. Saya mengizinkan,  tapi besok. Bukan saat itu. 

Anak saya tersenyum dan langsung setuju.Nampak rona senang pada raut mukanya. Saya agak heran juga. Tumben langsung setuju, biasanya dia suka tawar menawar dulu. 

Tidak lama kemudian, adzan maghrib terdengar. Seperti biasa, kami melaksanakan sholat maghrib dan rangkaian aktivitas sesudah sholat maghrib. Tidak lama kemudian, anak saya yang bungsu itu berkata, "Mak, ade mau nonton film Umar, kan tadi sudah dibolehkan. "

"Kan, besok. " Kata saya. 

"Iya, kan ini sudah maghrib, jadi sudah besok. " Kata anak saya penuh percaya diri.

 "Di Islam, kan besoknya seudah maghrib, " Kata anak saya lagi. 😂

Oh, faham saya. Kenapa anak saya tidak tawar menawar waktu seperti biasanya, dan wajahnya nampak hepi-hepi saja. Rupanya karena dari ashar ke maghrib hanya sebentar saja. Sementara dalam benak saya, saat saya menjanjikan boleh nonton besok itu, ya besok pagi. 😂

Begitulah. Di satu sisi senang juga, anak ingat bahwa dalam Islam pergantian hari di saat maghrib, walaupun dia jadikan sebagai 'strategi', hehe. 


*Mengamati Pergantian Hari*

Saat maghrib tiba, jika cuaca cerah, maka akan nampak langit berwarna merah tembaga di Barat. Perlahan akan berkurang dan menghilang warna merah tembaga itu seiring tenggelamnya sang raja hari. Lalu alam semesta perlahan-lahan temaram. Jarak pandang mulai memendek. Lalu bertambah gelap, hingga mulai muncul beberapa bintang  dan rembulan. Seberapa banyak bintang terlihat dengan mata telanjang, tergantung seberapa gelap permukaan bumi. Juga seberapa banyak cahaya lampu yang digunakan manusia sebagai penerang. Baik di dalam rumah, utamanya di luar rumah. Seperti di halaman, gang-gang,jalan-jalan dan wilayah terbuka lainnya. Cahaya lampu yang banyak akan menjadi 'polusi cahaya' bagi terlihat jelas atau tidaknya benda langit. 

Suasana biasanya  semakin berkurang suara aktivitas manusia. Kecuali adzan maghrib, atau sholawat dan dzikir sesudah  sholat. Sesekali  akan terdengar suara orang  yang berjualan sore atau peralatannya untuk menjajakan makanan atau minuman. Seperti penjual bajigur bandrek yang mantap disantap sore. Juga suara penjual sate, baso tahu, atau mie tektek dan nasi goreng keliling. 

Biasanya pada saat ashar menjelang maghrib juga terdengar suara serangga, seperti suara jangkrik dan Ga'ang. Jika di wilayah yang masih rimbun pepohonan dan tanah-tanah kosong atau tegalan, juga kebun atau sawah, bahkan sungai, akan terdengar suara tongeret. Sesekali akan terdengar suara kodok. Kalau di komplek perumahan di kota, biasanya yang terdengar jangkrik  dan Ga'ang. Ada suara kodok kalau di halaman rumahnya ada kolam, sekalipun kolam kecil untuk ikan hias. 

Kemudian akan terdengar suara kepak sayap kelelawar yang terbang di sekitar pepohonan di halaman. Kadang suara cuit burung malam juga sesekali mulai terdengar. Kadang nampak pula Siraru atau laron terbang di sekitar lampu di teras. 

Suhu mulai terasa dingin. Tiupan angin yang agak kencang saat ashar, biasanya mulai bertiup lebih perlahan atau kadang sebaliknya. 

Suhu dingin yang mulai menyergap kadang membuat cuping hidung dan daun telinga menjadi dingin. 

Tidak ada aroma khas yang tercium secara alami saat maghrib, kecuali di daerah ramai lalu lintas masih tercium polusi dari knalpot kendaraan. Berpadu dengan aroma aneka panganan dan minuman yang dijual sore. 

Minum air hangat sangat pas dan enak saat maghrib menjelang malam. Kadang air hangat mudah dingin juga seiring mendinginnya suhu maghrib menuju malam. 

Saat datang waktu isya dan malam semakin larut. Maka malam semakin gelap. Suara kehidupan semakin berkurang. Baik suara manusia maupun suara kendaraan, juga semakin langka. Malam semakin larut maka semakin gelap dan semakin sepi. Sebab, orang-orang mulai beranjak ke peraduan untuk beristirahat. Mulai sekitar pk.21.00- 24.00, malam bertambah sepi, karena hampir semua orang sudah terlelap. Suara yang ada selain suara nafas orang yang tidur nyenyak bahkan kadang mendengkur, paling suara burung malam yang sesekali melintas di atap rumah. 

Suhu juga semakin dingin. Bahkan jika mulai dini hari, suhu dingin seolah menusuk tulang, utamanya terasa di sekitar punggung dan tulang belakang. Jika kita bangun sekitar pk. 02.00 atau 03.00, maka rasa dingin akan terasa mengelus tubuh. Angin berhembus perlahan yang juga mengantarkan suhu dingin terasa pada tubuh.  Aroma segarnya udara bersih, terasa segar di hidung dan sangat menyegarkan rongga dada ketika dihirup dengan dalam, dan perlahan dikeluarkan lewat mulut. Menurut para ahli, namun saya lupa sumber bacaannya. Udara sekitar pk. 03.00-05.00 adalah udara dengan puncak kebersihannya dari polusi juga puncak kesegarannya. Pada saat yang sama paru- paru manusia pun, pada sekitar pk. 03.00 berada pada puncak aktivitasnya. Maka menarik nafas dalam, menghirup udara sebanyak-banyaknya pada sekitar dini hari tersebut, sangat baik untuk kesehatan paru-paru dan pernafasan. Biasanya akan  terdengar sayup-sayup adzan pertama dari masjid. Suara adzan terasa menyelusup ke setiap aliran darah dalam nadi seiring menyelusupnya rasa dingin. Kadang terdengar kokok ayam. Namun tak seramai kokok pagi hari. Saya pernah mendengar bahwa suara kokok ayam dini hari, karena ayam-ayam itu mampu melihat malaikat yang sedang menyebarkan rizki. Maka berdoa untuk dimudahkan rizki sangat baik. 

Dalam suatu chanel youtube yang mengutip pendapat seorang peneliti dalam sebuah jurnal ilmiah hasil penelitian, maaf saya lupa chanel dan nama jurnalnya, disebutkan bahwa ayam memiliki retina yang mampu menangkap cahaya tertentu yang retina manusia tidak mampu menangkap cahaya itu. Dengan kondisi retina tersebut, maka ayam diduga bisa melihat malaikat. Wallahu 'alam. Maasya Allah.  

Pekatnya gelap tengah malam hingga dini hari mulai berkurang. Utamanya setelah terbit fajar. Mulai muncul remang-remang cahaya di ufuk timur. Gelap malam semakin memudar seiring datangnya waktu shubuh. Adzan berkumandang lebih nyaring dan jelas dibandingkan  adzan pertama. Suara kehidupan mulai bermunculan. Suara orang-orang yang bangun, dan berangkat ke masjid untuk sholat berjama'ah. Suara dzikir bada shubuh semakin memudarkan sepi pagi. Suara ayam berkokok lebih nyaring dan bersahutan. Suara cericit burung pagi juga mulai terdengar. 

Suhu subuh dingin namun tak sedingin dini hari. Tingkat dinginnya semakin berkurang. Aroma rumput dan pucuk dedaunan tercium menyegarkan.  Lidah biasanya sangat ingin untuk minum air hangat. Air minum terasa  menghangatkan kerongkongan , dada dan lambung. 

Pagi semakin terang seiring terbitnya matahari. Suhu juga semakin hangat seiring terpaan sinar matahari. Benda-benda di alam semesta dan di sekitar kita akan terlihat semakin jelas, bentuk, rupa dan warnanya. 

Dalam sebuah buku sains untuk anak disebutkan bahwa setiap warna benda yang terlihat disebabkan benda tersebut memantulkan sinar matahari. Misalnya setangkai bunga terlihat oleh mata kita berwarna merah, karena bunga tersebut memantulkan warna merah dari sinar matahari. Daun terlihat oleh mata kita berwarna hijau, karena daun tersebut memantulkan warna hijau dari sinar matahari. Maasya Allah luar biasa ilmu yang tersebar di alam semesta ini.

Berjemur sangat pas di pagi hari. Selain menghangatkan tubuh, berjemur juga baik untuk kesehatan, diantaranya membantu terbentuknya vitamin D dalam tubuh.  Aroma bunga yang mekar kadang tercium wangi dan menyegarkan.


Saat dhuha saat yang nyaman untuk menikmati kudapan , seusai sholat dhuha, dan aktivitas pagi hari. Semisal olah raga atau memasak di dapur. 

Semakin siang suhu semakin panas, juga semakin terang benderang jika cuaca cerah, seiring semakin meningginya posisi matahari. Sekitar satu jam  sebelum dhuhur Rasulullah saw menganjurkan untuk istirahat sejenak untuk qoilullah. Lalu sholat dhuhur dan makam siang. Maasya Allah terasa nikmat makan seusai beraktivitas .  

Pada tengah hari biasanya pandangan lebih silau, dan panas terasa di ubun-ubun kepala. Saking panasnya sinar matahari. Tak terbayangkan panas yang luar biasa di Padang Mahsyar, saat letak matahari begitu dekat. 

Semakin sore , matahari mulai tergelincir, dan masuk waktu ashar. Udara mulai mendingin  dan aktivitas manusia mulai menurun untuk bersiap shalat ashar. 

Biasanya hangat matahari semakin berkurang. Bayangan benda mulai miring dan perlahan menghilang seiring meredupnya sinar matahari. Mulai terbentuk awan bernuansa oranye dan semakin memerah tembaga tanda maghrib akan segera tiba. MaasyaAllah


*Hikmah*

Masya Allah mengamati pergantian siang dan malam begitu menakjubkan. Hanya Allah yang mampu menciptakan semua ini. Menciptakan malam untuk beristirahat dan menciptakan siang untuk beraktivitas. 

Allah mengatur pergantian siang dan malam dengan melibatkan kerjasama rotasi bumi dan ketundukkan bulan dan matahari kepada Allah yang telah menciptakannya dan mengaturnya . Manusia semakin nampak tak berdaya. Sujud dan syukur juga meningkatkan ketaatan dan amal sholih merupakan konsekuensi logis bagi manusia..

*Latihan 8 Kelas Tafkir Batch 4 Khoiru Ummah

Senin, 05 Desember 2022

SAMUDRA-MU YAA RABB, BEGITU LUAR BIASA*


Oleh :  Hera Anggarawaty

*Pengindraan Samudra*

Saat  mendatangi pantai, pertama kali yang terdengar adalah suara ombak yang berdebur. Tinggi atau rendahnya suara deburan ombak ini tergantung tinggi dan rendahnya ombak yang terhempas di bibir pantai.  Suara deburan ini terus- menerus terdengar seiring banyaknya ombak yang terbentuk, akibat hembusan angin yang menyapu permukaan laut. Suara deburan ini ritmenya tetap, yang menjadi salah satu suara alam yang khas dan dominan di daerah pesisir. Dengan ritme yang tetap ini, maka tak terasa bising, sehingga menimbulkan sensasi ketenangan dalam diri.

 Suara deburan onbak dipadu suara angin yang menabuh dedaunan,semakin menambahkan sensasi rasa tertentu. Angin yang berhembus perlahan, menggerakkan dedaunan hingga memunculkan suara gemerisik. Angin yang agak kencang yang sesekali muncul , memunculkan suara tabuhan yang lebih keras. Namun juga tidak bising ataupun ribut.  Suara hembusan angin ini bagaikan simfoni alam yang saling mengisi dengan suara deburan ombak. Apalagi saat ditambah   suara burung yang juga sesekali terdengar, semakin melengkapi kemerduan suguhan simfoni alam  ini.

Paduan suara alam yang terdengar ini sungguh mengaggumkan. Manusia tidak mampu menciptakan paduan suara yang mengagumkan ini. Lalu siapa yang kuasa menciptakannya selain Allah Yang Maha Kuasa?

 Melangkah menuju bibir pantai, nampak laut yang luas seolah tak ada tepinya selain pantai tempat kita berdiri, dengan airnya yang sangat berlimpah- ruah. Jauh melepaskan pandangan ke  tengah laut, seolah laut bertemu dengan langit yang juga membentang luas di atasnya. 'Pertemuan' bentangan laut yang berwarna biru tua dengan bentangan langit yang juga berwarna biru cerah seolah membentuk garis yang lurus. 

 Permukaan air laut nampak rata. Keadaan air laut yang rata ini, menjadikan permukaan laut sebagai titik nol dalam mengukur ketinggian permukaan bumi ataupun untuk mengukur kedalaman permukaan bumi atau wilayah perairan. Seperti mengukur ketinggian suatu dataran di daratan, sehingga dikategorikan dataran tinggi atau dataran rendah. Juga untuk mengukur ketinggian  gunung dengan menyebut misalnya setinggi 3400m dpl (di atas permukaan laut), atau mengukur suatu kedalaman dengan menyebutnya kedalaman 300m dpl, yaitu di bawah permukaan laut.

Pada dasarnya air laut itu jernih, namun warna air laut yang terpancar dari permukaannya bergradasi sesuai dengan kedalaman laut.

Perbedaan warna laut  semakin jelas terlihat,manakala kita menaiki perahu menuju tengah laut.

 Warna air laut sebagai ujung gulungan ombak

 berwarna putih, disebabkan buih yang terbentuk. Kadang air laut sebagai ujung ombak yang mengurai di pantai ini, bercampur dengan warna pasir di pantai. Kadang pasirnya berwarna putih, krem atau coklat.

    Warna ait laut dekat pantai berwarna sesuai warna dasar lautnya dan biota yang terkandung dalam air laut tersebut. Di laut yang dangkal, dasar laut terlihat jelas karena airnya yang jernih. Semakin bertambah kedalaman lautnya, warna  air lautnya menjadi hijau. Lalu semakin ke tengah maka laut semakin dalam air laut menjadi toska atau hijau kebiruan. Semakin ke tengah laut, maka warna laut semakin biru bahkan biru dongker atau biru pekat, karena laut semakin dalam. Jika digambarkan dalam peta, maka kedalaman laut digambarkan dengan perbedaan warna lautnya. Semakin dalam laut,maka ditampilkan warna yang semakin tua.

Berada di tengah laut lepas, sejauh mata memandang nampak hamparan air yang luas, dengan volume yang sangat banyak.  Terasa diri manusia sangat lemah. Muncul berbagai kekhawatiran sesuatu yang terjadi, semisal khawatir perahu bocor dan tenggelam. Kemana tangan menggapai? Jika bisa berenangpun, tentu membutuhkan tenaga yang banyak, dan daya tahan yang kuat. Namun sekuat apa manusia? Kekuatan manusia sangat terbatas. Terasa sekali bahwa manusia sangat membutuhkan pertolongan Allah Swt.

Dari tengah laut memandang ke atas, nampak langit bagai cungkup raksasa yang melingkupi alam raya, dengan jumputan-jumputan awan putih beraneka bentuk dan beragam ukuran. Warna biru langit yang cerah berpadu jumputan awan putih yang disapu sinar matahari siang yang cerah, begitu menakjubkan.  

Saat meninggalkan daratan menuju tengah laut,  benda-benda di daratan terlihat semakin jauh semakin kecil. Juga terlihat paduan warna pasir pantai yang putih atau coklat berpadu dengan jumputan pepohonan yang berkumpul pada titik-titik tertentu. Kadang pepohonan nampak berbaris, membentuk lengkungan-lengkungan indah sesuai tinggi rendahnya pepohonan tersebut.

 Jika diibaratkan sebagai lukisan, maka panorama laut sungguh sebagai maha karya yang luar biasa. Gradasi warna laut, hijaunya daratan,dan bentangan langit cerah yang dihiasi jumputan awan putih dengan pancaran sinar matahari sungguh merupakan lukisan alam yang sangat menakjubkan. Mampukah manusia membuat goresan semisal dengan sapuan warna yang luar biasa ini? Nyatanya manusia  yang berada di tengah bentangan alam ini, sangat kecil dan lemah. Siapa yang mampu menyuguhkan panorama yang luar biasa ini selain Allah Yang Maha Indah?.

 Saat menyentuh pasir pantai, ada perbedaan antara pasir yang kering dengan pasir yang basah. Pasir yang kering terasa lembut, dan ringan, sehingga mudah terbang saat tertiup angin.  Sedangkan pasir yang basah  terasa lebih berat karena ada kadar air yang lebih banyak dan tidak mudah terbang tertiup angin. 

Jika melangkah di atas pasir pantai yang kering, alas kaki terasa melesak. Namun saat berjalan di atas pasir pantai yang basah tersapu ombak, maka lebih padat saat menginjaknya.

 Suhu udara pesisir yang panas, kadang membuat gerah dan badan lengket karena banyaknya keringat. Namun angin pantai yang berhembus, cukup menyegarkan di sela suhu udara pesisir yang panas. 

Saat menyentuh air laut, terasa air laut tak sedingin dan sesegar air tawar.Namun agak hangat, selaras suhu

udara di pesisir yang cenderung hangat atau panas.  Air laut juga  terasa licin di tangan, karena kadar garam yang terkandung di dalamnya.

Kadar garam ini juga menjadikan air laut  terasa asin, namun sungguh aneh dalam pandangan manusia, bahwa ait laut yang asin ini, tidak menjadikan ikan yang hidup di laut menjadi asin secara otomatis. Ikan laut tetaplah harus diberi garam jika akan dimasak. Olahan ikan asin yang ada, adalah salah satu teknik mengawetkan ikan dengan menggarami dan mengeringkannya.

 Kalau kita bandingkan dengan hasil kerja manusia,sungguh berbeda. Misalnya ketika kita memasak sop ikan, maka rasa dalam kuah akan meresap ke dalam ikan. Atau saat kita melarutkan garam pada air lalu merendam  tempe sebelum digoreng, maka air garam ini meresap pada tempe, dan tempe terasa asin. Dalam pemisalan ini, nampak jelas manusia tak bisa menetapkan agar air kuah tak meresap pada ikan yang disop atau tempe goreng., sangat berbeda dengan keadaan ikan yang hidup di air aut yang asin. Siapa yang yang kuasa menciptakan kadar ini? Hanya kuasa Allah. 

Air laut memiliki aroma yang khas, sekaligus merupakan aroma khas di  pantai  atau wilayah pesisir, yaitu seperti bau anyir atau amis. Namun bau amis atau bau anyir ini tidak pekat, sehingga tidak menimbulkan rasa mual. Pengunjung pantai yang belum terbiasa dengan aroma ini tidak merasakan mual, apalagi penduduk pesisir yang sudah akrab dengan aroma khas ini. Hal ini tak lepas dari penataan yang luar biasa atas efek aroma ini. Siapa yang mengkondisikan ini semua, selain Allah Yang Maha Sempurna? MaasyaAllah.Allahu Akbar.

 *Fakta Samudra yang Luar Biasa*

Samudra atau lautan yang dalam menyimpan berbagai fakta yang membuat kita takjub. Dalam Seri Buku Sains Qur'an Menakjubkan disebut kan, beberapa di antaranya :

1. Fenomena dua laut yang berbeda. Ada dua laut yang airnya berbeda namun tidak bercampur. Selat Gibraltar menjadi tempat pertemuan kedua laut itu, yakni Laut Mediterania dan Laut Atlantik. Kadar air laut dan kerapatan air dari laut Mediterania lebih tinggi daripada Laut Atlantik. Dari warnanya pun berbeda. Laut Atantik lebih biru dari laut Mediterania. Fenomena ini ada dalam surah Arrahman ayat 19-20.

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيٰنِۙ


_Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu_


بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيٰنِۚ

_di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing._


2. Sungai di bawah laut

Ilmuwan asal Perancis, Jacques Yves Cousteau melakjkan penelitian di dasar laut yang terletak di Cenota Angelita, Mexico. Dia terkejut ketika menemukan air tawar dan air asin bersisian, dan tidak bercampur. Penemuan ini sampai membuat dirinya takjub dan menyangka sedang berhalusinasi karena sedang menyelam di dasar laut, padahal sungai di dasar laut itu benar-benar nyata. 


Jauh sebelum ditemukan Al Qur'an telah menceritakan hal ini dalam QS. An Naml : 61.

_Bukankah Dia (Allah) yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengokohkan)nya dan yang menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui._


3.Sungai yang mengalir di bawah laut dan sungai dengan pohon di tepinya. 

Seperti di darat, sungai di dasar laut juga mengalir. Maasya Allah. Air mengalir di dalam air laut. Juga seperti di daratan yang di tepi sungainya ada pohon, maka di lautpun ada fenomena ini. Bahkan di sekitar sungai bawah laut ini, ditemukan daun-daun yang berguguran. 


4. Di dasar laut terdapat gunung yang lebih tinggi dari Gunung Everest. 

Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia (8.850 m dpl), hingga disebut 'atap dunia'. Namun ada gunung yang lebih tinggi dan berada di dasar laut, yaitu Gunung Mauna Kea di Kepulauan Hawaii. Dari permukaan laut tinggi gunung ini 4.207 m dpl, namun jika diukur dari bawah laut tempat gunung ini berada, tingginya lebih dari 10.000 m dpl


5.Gunung berapi di dasar laut. Gunung tertinggi di laut merupakan gunung non aktif, namun ada pula gunung yang masih aktif. Seperti Gunung Krakatau yang pernah beberapa kali meletus. Bahkan pernah meletus secara dahsyat tahun 1883.


6. Tekanan Laut bisa meremukkan tubuh manusia

Semakin dalam lautan semakin besar pula tekanannya. Tekanan laut yang mendekati dasar laut bukan main kuatnya. Mungkin kita masih ingat peristiwa meluncurnya kapal selam yang melebihi kapasitas jangkauan kedalamannya. 

Seorang penyelam yang berhasil menyelam di kedalaman tertentu akan merasa tubuhnya seperti diremukkan. Ketika sampai di darat, penyelam itu akan muntah darah, sebagai pertanda paru-parunya rusak karena tekanan laut dalam.Subhanallah. 

Banyak hal yang jika digali lebih jauh, muncul temuan-temuan yang mencengangkan. Maasya Allah. MaasyaAllah. Allahu Akbar. 

Manfaat Laut

Manfaat laut merupakan rizki yang luar biasa, yang Allah swt sediakan  untuk manusia. Dalam QS An Nahl disebutkan :

_Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) darinya, dan (dari lautan itu) kamu mengeluarkan perhiasan yang kamu pakai. Kamu (juga) melihat perahu berlayar padanya, dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur._


Selain itu peneliti menemukan hampir 20 juta  ton emas ada di laut. Namun sulit menambangnya karena berada di dasar laut dan masih terbungkus batuan. Air laut juga mengandung kadar emas walau sangat rendah. 


Kita sering mendapati pernyataan untuk menjaga hutan tropis sebagai sumber oksigen untuk dunia, namun siapa sangka ternyata oksigen lebih banyak dihasilkan dari samudra. Sebanyak 50-80% oksigen dihasilkan dari laut, karena ada makhluk hidup yang menghasilkan oksigen di laut. Dia adalah fitoplankton yang berjuta-juta banyaknya, yang bisa menghasilkan oksigen dengan fotosintesis sebagaimana tumbuhan besar. 

Maasya Allah rancangan yang luar biasa ini begitu sempurna   Allah swt.  ciptakan. Keajaiban laut semestinya menjadi salah satu fakta yang membuat kita sadar akan kelemahan diri manusia sebagai makhluknya. Lalu sudah semestinya kita beriman dan bertakwa kepada Allah swt. Jangan tetap menafikan dan  membangkang  perintah dan laranganNya.  


Lautan yang dalam dan gelap dijadikan Allah sebagai perumpamaan orang yang kafir. Seperti dalam QS. An Nur 40.

_Atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barangsiapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, maka dia tidak mempunyai cahaya sedikit pun._


Naudzubillahi mindzalik. Wallahu'alam. 💖


*Guru dan oetu STP SD Khoiru Ummah Cimahi

*Latihan 9 Kelas Tafkir Batch 4

Sabtu, 03 Desember 2022

TEMPAT TERBAIK

 Puisi

oleh  : Hera Anggarawaty

Mungkin suatu tempat istimewa 
Jika menempati salah satu titik di rasi bintang
Jika bertahta dilingkupi kelopak bunga
 
Bagai liontin pada gemerlap kalung emas
Atau permata cemerlang yamg bertengger pada sebentuk cincin

Namun 
Tak selalu baik
Tak selalu terbaik

Ada tempat yang paling istimewa
Dipilihkan oleh Yang Maha Istimewa

Tempat terkini
Tempat terbaik
Pada pandanganNya
Yang Maha Tahu segalaNya

Cimahi, 20112022

TANDA ILAHI

 Oleh : Hera Anggarawaty*

Pada langit yang entah dimana batasnya.
Tanda itu ada

Pada hamparan bumi yang terbentang, 
Dengan segala kekayaan di permukaan dan di dalamnya
Tanda itu ada

Pada langit yang tinggi tak bertiang
Terpampang tanda

Pada gunung yg tegak kokoh
Terungkap tanda

Pada hutan rimbun yang menghijau
Terbentang tanda

Pada laut biru bergradasi
Dalam dan luas seolah bersentuhan dengan langit
Tanda itu ada

Pada Seekor Unta dengan segala keistimewaannya
Tanda itu menyeruak

Pada sebatang pohon dengan siklus yang terjadi padanya
Tanda itu ada

Pada aliran darah kita dengan sistemnya yang teratur di setiap organ pirantinya 
Terpatri tanda

Dan akal yang Engkau anugrahkan menjelajah mengungkap tanda itu
Tanda ilahi
Tanda keberadaan Mu yaa  Khalik

Menemukan tanda itu
Merundukkan hamba untuk mensyukuri segala nikmat karuniaMu
Mengukur diri bak debu yang tak berarti dibandingkan ke-Maha Hebat-an Mu
MaasyaAllah

Duhai diri
Nikmat manakah yang telah engkau dustakan?

Cimahi, 16082022

🙏🏼
*Challenge 1 Kelas Tafkir Batch 4
*Guru dan STP SD KU Cimahi 
*Guru MTs Yanuri Annamira

Andai Tak Ada Laut di Dunia

 Puisi
Oleh : Hera Anggarawaty*

Andai tak ada laut di dunia
Siklus air di bumi akan macet
Awan menipis bahkan hilang
Hujan debitnya menurun bahkan  menghilang
Mata air di darat akan mengering
Makhluk hidup  kehausan yang sangat pada masa yang panjang

Bumi akan kerontang
Tumbuhan kering dan mati
Tak ada lagi buah-buahan segar
Tak ada bulir padi menguning
Tak ada bunga indah merekah

Rantai makanan amburadul
Makhluk hidup menderita
Sumber makanan menghilang
Kelaparan akan muncul
perlahan tapi pasti semua bakal mati

Andai tak ada laut di dunia
Bumi menjadi tak seimbang 
Sebab kekosongan ruang  telah terjadi

Apakah bumi masih bisa berotasi? 
Apakah siang malam masih akan berganti? 
Apakah musim akan menghampiri?

Andai tak ada laut di dunia
Manusia bisa apa? 
Lemah tak berdaya
Bahkan turut mati 
Terbukti nyata
Allah Maha Segalanya
Takbir! 

Cimahi, 08112022

*Ortu dan Guru STP SD Khoiru Ummah Cimahi
*Challenge 10 A Kelas Tafkir batch 4
*Guru Bahasa Indonesia MTs. Yanuri Annamira Cimahi

SILATURAHMI

 Assalamualaikum Wr. Wb. 

       Puji syukur kita panjatkan bagi Allah yang telah memberikan nikmat kepada kita semua, sholawat serta salam kita panjatkan kepada Nabi besar kita Nabi Muhammad Sholallahu 'alaihi wasallam. YTh, Ibu-Bapak, Kakak-Adek, Teman-teman dan semua yang membaca tulisan ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan sedikit ilmu tentang 'Silaturahmi'. 

             Apa itu Silaturahmi? Silaturahmi adalah menjaga hubungan baik dengan kerabat yang berstatus mahram. Silaturahmi adalah gabungan dari 2 kata, yaitu Sillah (tali) dan Rahm (Rahim). Sillah ar Rahim ini hukumnya wajib, karena Nabi menyatakan :

1) "Siapa saja yang ingin dilapangkan rezeki nya dan dilanggengkan peninggalannya, hendaknya menyambung silaturahmi dengan kerabatnya" (HR. al Bukhari dan Muslim) 

2) "Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekerabatan" (HR. Muslim dan Abu Dawud) 

Nabi juga bersabda

"Sesungguhnya amal umatku akan diajukan (kepada Allah) pada petang hari Kamis, malam Jum'at. Namun, amal orang yang memutuskan hubungan kekerabatan tidak akan diterima (oleh Allah)." 

          Hadis hadis ini menjelaskan Sillah ar Rahm, yang di sertai pujian (madh) sekaligus ancaman (wa'id) sehingga menjadi indikasi (qarinah), bahwa tuntutan tersebut merupakan tuntutan yang tegas (thalab jazim); artinya hukumnya wajib. Jadi, silaturahmi hukumnya wajib, dan memutuskannya haram. Apalagi ada nash yang juga menunjukan larangan memutuskan silaturahmi dengan larangan yang tegas. 

         Karena itu, silaturahmi adalah menjaga hubungan baik dengan kerabat yang berstatus mahram, dan bukan dengan kerabat non-mahram. 

            Mengenai dalil yang menyatakan hal diatas: bahwa orang yang bukan mahram, haram hukumnya ber-khalwat dengannya; haram melihat, selain wajah dan telapak tangannya; juga haram melakukan ikhtilath dengannya. Padahal ini bertentangan dengan aktivitas silaturahmi; yaitu mengunjungi, memberi hadiah, bergaul (mukhalathah) dan duduk bersama. 

           Adanya perbedaan fakta silaturahmi dengan hubungan dengan orang yang bukan mahramnya membuktikan, bahwa silaturahmi khusus untuk konteks rahim dan mahram. 

         Adapun bentuk-bentuk aktivitas silaturahmi itu bisa bermacam-macam, antara lain kunjungan pada Hari Raya; momen momen penting, seperti pernikahan, kelahiran, khitanan dan sebagainya. Memberi hadiah pada kedua Hari Raya dan momen-momen penting tadi juga merupakan bentuk menjaga silaturahmi; termasuk membela mereka dan anak-anak mereka serta memenuhi kebutuhan dan hak-hak mereka. Nabi saw. bersabda :

    "Sedekah kepada orang miskin itu bernilai saru, yaitu sedekah saja; sementar sedekah kepada kerabat itu ada dua: satu bernilai sedekah, kedua bernilai menjaga hubungan baik (sillah)" (HR. Abu Dawud, at Tirmidzi, dan ad Darimi). 

                Dengan kata lain, orang yang memberikan hadiah dengan kerabat yang berstatis mahram mendapat dua pahala: pahala sedekah tathawwu' (sunnah) dan kedua pahala silaturahmi. 

        Sebaliknya, orang yang memutuskan silaturahmi adalah orang yang tidak mementingkan kerabatnya, juga orang yang tidak mau diperhatikan kerabatnya, baik dengan kunjungan, hadiah maupun yang lain. Jadi, orang yang memutuskan silaturahmi adalah orang yang menistakan kerabat, sekecil apapun bentuk penistaan tersebut. Itulah bentuk pemutusan silaturahmi. Kepada mereka, Nabi mengancam :

"Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekerabatan" (HR.Muslim dan Abu Dawud). 

        Kita juga bisa melihat kejadian saat ini. Kita bisa menyambungkan tali silaturahmi dengan memberikan bantuan, hadiah, dan lainnya untuk saudara seiman kita yang terkena gempa di Cianjur.. 

        Silaturahmi merupakan salah satu amalan umat muslim untuk menyambung tali persaudaraan. Selain itu, silaturahmi juga memiliki keutamaan yang luar biasa bagi umat manusia. Melansir dari NU Online, menjalin silaturahmi dengan sesama merupakan salah satu sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

       Keutamaan nya itu tak hanya menjadi makhluk yang mulia, keutamaan silaturahmi juga dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Mengunjungi anggota keluarga dan sanak saudara merupakan salah satu cara untuk menciptakan kerukunan dan keharmonisan. Selain itu silaturahmi juga merupakan amalan yang memiliki nilai pahala besar.

       Dilansir dari NU online, berikut adalah keutamaan silaturahmi:

1). Memperluas Persaudaraan

Salah satu keutamaan silaturahmi adalah memperluas persaudaraan. Setiap orang yang menjalankan silaturahmi akan lebih banyak mengenal sahabat atau saudara yang lainnya.

Seseorang yang jarang bersilaturahmi, tentu tidak akan saling mengenal keluarga, sahabat yang lainnya, padahal diketahui bahwa semua umat Islam adalah saudara. Inilah yang menjadi salah satu fungsi dari silaturahmi.

2). Menjadi Makhluk Mulia

Keutamaan silaturahmi selanjutnya, yaitu dapat menjadikan kita sebagai makhluk yang mulia. Pasalnya menyambung silaturahmi dengan orang yang telah memutuskan tali silaturahmi merupakan akhlak terpuji yang dicintai oleh Allah. Sebagaimana sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ali bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Maukah kalian saya tunjukkan perilaku akhlak termulia di dunia dan di akhirat? Maafkan orang yang pernah menganiayaimu, sambung silaturahmi orang yang memutuskanmu dan berikan sesuatu kepada orang yang telah melarang pemberian untukmu."

Sedangkan, seseorang yang suka memutus tali silaturahmi maka dianggap sebagai perusak kehidupan. Hal ini sebagaimana yang termaktub dalam salah satu surah Al-Quran berikut ini, Allah SWT berfirman:

"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan tali silaturahmi (kekeluargaan)? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan telinga mereka dan dibutakan penglihatan mereka".(QS. Muhammad:22-23)

3). Memperpanjang Umur

Tak hanya menjadi makhluk yang mulia, keutamaan silaturahmi juga dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Mengunjungi anggota keluarga dan sanak saudara merupakan salah satu cara untuk menciptakan kerukunan dan keharmonisan. Selain itu silaturahmi juga merupakan amalan yang memiliki nilai pahala besar.

Seseorang yang senantiasa menjaga tali silaturahmi maka Allah akan melapangkan rezeki dan memperpanjang umurnya. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam sebuah hadis berikut, Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi," (HR. Bukhari – Muslim).

Menjaga dan memperkuat silaturahmi sangat penting dilakukan oleh setiap muslim. Hal ini bukan hanya bermanfaat di dunia saja, akan tetapi untuk kebaikan di akhirat nanti.

4). Menambah Empati

Salah satu keutamaan silaturahmi dalam Islam adalah menambah empati dan menjauhi sikap egois. Saat bersilaturahmi, Anda dibiasakan untuk menghargai, menghormati, dan mendengarkan cerita orang lain. Untuk itu, secara tidak langsung, silaturahmi jika dijalankan secara konsisten akan membentuk empati dan menjauhi sikap egois.

5). Menjaga Kerukunan

Selain dapat menambah empati dan menghindari sikap egois, silaturahmi juga dapat menjaga kerukunan dan keharmonisan dengan sesama. Momentum saling memaafkan saat bersilaturahmi dapat membuat hubungan menjadi rukun. Pasalnya setiap manusia tidak akan pernah lepas dari kesalahan dan dosa, sehingga sudah barang tentu seseorang akan minta maaf dan saling memaafkan.

Seseorang yang memutus tali silaturahmi maka dianggap sebagai perusak bumi. Bahkan ia juga akan menerima kutukan dari Allah SWT. Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam salah satu hadis berikut, Rasulullah SAW bersabda:

"Tak akan masuk surga pemutus tali silaturahmi".(HR. Bukhari dan Muslim).

6). Dijauhkan dari Neraka

Keutamaan silaturahmi berikutnya ialah dijauhkan dari neraka. Seseorang Muslim yang menjalin kembali tali silaturahmi maka akan dijauhkan dari neraka. Sebagaimana dalam salah satu hadis berikut ini, yang artinya:

"Engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi." (HR Bukhari dan Muslim).

7). Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Menjalin silaturahmi dengan sesama juga menjadi salah satu sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pasalnya saat kita mau menyambung silaturahmi dan memperlakukan manusia dengan baik, berarti kita telah menjalankan perintah Allah SWT. Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra ia berkata sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah SWT menciptakan makhluk, hingga apabila Dia selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan. Dia berfirman: "Benar, apakah engkau ridha jika Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang memutuskan engkau?" Ia menjawab: iya. Dia berfirman: "Itulah untukmu."

        Nah itulah sedikit tentang silaturahmi, jadi.... apakah anda masih gengsi untuk berkunjung ke rumah kerabatmu? Jangan ya... 

       Baik, itu saja yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata kata. Terimakasih untuk sebelumnya sudah menyempatkan membaca tulisan ini. Wasalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.. 

Nusaibah Najma Tsaaqib. Kls 5. 3 Des 2022. Cimahi

STP SD Khoiru ummah Cimahi

Malam dan Siang Terus Bergulir, Siapakah Aku, Jika Esok Tak Lagi di Dunia

 Oleh Hera Anggarawaty*

 Kilau  merah tembaga kembali menghias langit senja
Di antara tebaran awan Cirrus tipis yang berlapis-lapis
Sungguh memanjakan mata
 
Semilir angin mengelus wajah yg terpana menyaksikan keelokan senja
MaasyaAllah!
Entah senja ke berapa ini
Senja dengan aneka rupa cuaca yang mengiringinya
Selalu menyisakan kesan yang dalam
 
Kadang mengundang kekaguman tak terkira
Kadang memunculkan kekhawatiran dan ketakutan luar biasa
Saat yang bergulung-gulung di langit senja adalah Cumulonimbus yang  tebal, kelabu bahkan hitam pekat.
 
Waktu terus beringsut
Senjapun beranjak malam
Merah tembaga ditelan kepekatan gulita
Suasana yang semakin hening
Saat makhluk hidup mulai terlelap
Apalagi saat angkasa sepi tanpa bintang dan rembulan
Sepi diri  menyergap tak tertahan
Memandang  angkasa malam yang luas membentang,
diri bagaikan setitik debu
Tak berarti
Tak berdaya
Tak kuasa
Untuk merobek lukisan malam gelap yang sepi menjadi keriuhan siang yang benderang.
 
Siapa aku?
Hanya sesosok mikrokosmos pada gempita makrokosmos tak berbatas
 
Siapa aku?
Ada dan tiadanya diriku tak akan mengubah malam menjadi siang ataupun sebaliknya
 
Siapa aku?
Tak bisa menghentikan keberlangsungan pergantian siang dan malam.
 
The show will go on
Kehidupan akan terus berlangsung
Malam dan siang akan terus bergulir
Musim demi musim akan terus berganti
Siapakah aku?
Tak akan pernah bisa mengubah segalanya
 
Karena...
 Aku, kehidupan dan alam semesta hanya ada pada genggamanMu
 
Hanya Kau, yaa Rabbal'aalamiin
Pencipta, Pengatur dan Penguasa segalanya
Ampuni aku, yang kerap lalai dan lupa
Astaghfirullahal Azhiim
 
Cimahi, 01112022
* Guru Mapel Bahasa Indonesia MTs Yanuri Annamira Cimahi
* Puisi challenge 9 Kelas tafkir batch 4 Khoiru Ummah
*Guru dan ortu siswa STP SD Khoiru Ummah Cimahi